63 Komentar

The Moment Of Love Song

the moment of love song

Kemarin siang gue hendak pergi menemui Afa, gadis yang sering gue omongin di blog ini, di salah satu mall di Karawaci, Tangerang. Rencananya gue akan menjemput Afa di rumahnya yang kebetulan dekat dengan mall tersebut menggunakan motor kesayangan gue, iya si shogun. Shogun emang benar-benar kekasih sejati, selalu ada untuk semua rasa, rasa dimana kau melayang jauh dari jiwaku juga mimpiku #ehS07.

Karena si shogun lagi berjerawat dan mengalami pencoklatan akut, maka gue memutuskan membawanya kepada Dokter Cuci Motor (DCM), dokter dari segala kebersihan motor. Gue datang ke salah satu DCM dekat dengan rumah, gue letakkan shogun dan memberikannya kepada sang dokter. Sang dokter melihat dengan seksama si shogun dan kemudian melirik gue dengan pandangan penuh makna “Dasar cowok jorok, cowok pemalas, pasti jomblo”.

Kemudian shogun pun dimandikan busa dengan penuh cinta oleh sang dokter, sementara gue hanya bisa melihat shogun diraba-raba oleh sang dokter. Ku ingin marah, melampiaskan, tapi ku sendiri disini #ahBCL.

Ketika shogun sedang dirawat dan dimandikan, gue sibuk memainkan handphone, dan sesekali melihat keadaan sekitar DCM ini. Oh iya gue belum jelasin yah, DCM ini berada dipinggir jalan, waktu itu kebetulan lagi sepi biasanya rame. Tapi ada satu alasan yang membuat suasana ngga terasa sepi, karena DCM ini full musik loh. Shogun dibilas, jempol gue kadang bergoyang.

Saat gue melihat suasana di jalan, mata gue mendadak mendapati sesosok perempuan lagi dibonceng oleh seseorang lelaki remaja yang mengendari motornya. Gue kenal perempuan itu, perempuan berjilbab itu, dia adalah mantan gue. Dia dan lelaki remaja yang gue ketahui adalah adiknya kemudian berlalu begitu saja.

Kalian mau tau, ada satu momen yang tak bisa gue lupakan siang itu. Musik DCM berhenti ketika si mantan dan adiknya terlihat melewati jalan tersebut dan musik kembali berputar dengan sebuah lagu yang samar-samar gue kenal ketika mereka hilang dari pandangan.

“Jauh di lubuk hatiku, masih terukir namamu, deg,deg,deg, hati gue bergetar hebat tanpa goyangan. “Jauh didasar jiwaku, engkau masih kekasihku” lagu itu pun berlanjut menemani kenangan yang terulang.

Gue hanya bisa terdiam mendengar lagu dari band Naff tersebut, bukan karena gue inget dia dan masa bersamanya, cuma gue baru nyadar gue lupa bawa uang untuk bayar DCM ini. Ahhh, gawaaaaat. Coba tadi gue nyadarnya sebelum dia datang, pasti saat melihat si mantan gue akan memanggilnya dan mencoba meminjam uang darinya, dan kalo bisa si hatinya lagi #ehapasih.


Link terkait :

Baca juga yah :

63 comments on “The Moment Of Love Song

  1. Rasanya gimana gitu, klo kita beli sesuatu tapi lupa bawa uang.. sy sering ngalamin kayak gini, krn pengalaman biasanya saya selalu selipkan uang cadangan di dalam dompet yg sulit di akses..

  2. Cie sama si shogun. 😀

  3. Kasian Shogun. Terpaksa ditinggal deh di DCM gara2 tuannya gak bawa doku.

  4. Di tangerang rumahnya? 😀

  5. baca awal senyum geje bayangin marahnya sih empunya shogun melihat kekasih diraba. eh terus langsung *puk puk* pas lirik lagu masuk. pas akhir… banting juga nih hape… nulis endingnya itu loh… *ehtapigakjadibantinghape… sayanghapegw*

Komentar kamu kami tunggu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: