45 Komentar

Her Name Is Azka

her name is azka

Sore itu gue sedang berada di depan sebuah gedung bersama dengan seorang ibu. Gue dan dia lagi membicarakan masa depan anaknya si Ibu ini yang sedang berada didalam gedung. Oh iya, mereka lagi daftar di tempat gue kuliah dulu. Eh gue sempet kuliah loh, walaupun cuma setahun, iya cuma setahun. Nah si ibu dan anaknya, juga ribuan orang tua serta anak lainnya berkumpul di gedung tersebut dimana adalah lokasi pendaftaran ulang untuk masuk tempat gue kuliah itu.

Gue ngobrol dengan si ibu tentang gimana saat dulu gue mendaftar sampai kondisi setelah gue lulus saat ini. Sharing pengalaman gitu lah untuk anaknya. Gue ngobrol dengan ibu itu saja sih awalnya, karena anak perempuannya masih di dalam gedung masih proses buat daftar ulang.

Gue bercerita saat pertama kali gue mendaftar di gedung itu tahun 2010 lalu. Si ibu bertanya yang kemudian gue jawab sesuai apa yang gue ketahui dan pengalaman yang pernah gue jalani. Saat ngobrol dengan si Ibu itu, seorang bapak-bapak melihat gue dengan tatapan penuh tanda tanya. Bukan tatapan suka yah #catet. Dia agaknya mendengarkan kata-kata yang gue utarakan kepada si ibu dengan penuh perhatian. Eh dia perhatian, ciyeeee #apasih.

Kemudian sang bapak mulai ikut ngobrol dengan kami. Awalnya dia nyeletuk-nyeletuk kecil, dan akhirnya kami ngobrol juga. Sang bapak bertanya dan gue menjawab, si ibu bertanya dan gue menjawab. Gue udah mirip nara sumber di tipi-tipi gitu. Ih jadi malu #loh.

Setelah selesai memberikan beberapa sumber sumber yang gue tau kepada mereka. Dan akhinya mereka sudah tak bertanya lagi, mereka terdiam, gue sebenarnya ngga tau mereka ngerti ngganya apa yang gue omongin.

Lalu lalang para remaja dan para orang tua si remaja mewarnai hari itu. Karena udah ngga di tanya gue diam dan memulai melihat sekitar. Gue memicingkan mata kedalam gedung. Gue teringat pas masuk ke sana, 4 tahun lalu. Daftar sendirian, penuh perjuangan dan alhamdulillah kini hasilnya gue bisa dipanggil kesini lagi dengan status Pegawai. Gue kesini lagi ikut Diklat (pendidikan) yang diadakan di salah satu Lembaga diwilayah tempat kuliah gue ini.

Eh bentar, pasti kalian nanya kan?. Kok dari tadi cerita ini ngga ada sangkut pautnya ama yang nama nya Azka. Iya kan?, hayo ngaku, hayooo.

Dan ini kisahnya.

Ketika gue sudah kehabisan kata dan Sang bapak serta si ibu kehabisan pertanyaan. Datanglah segerombolan perempuan. Mereka ngobrol tentang apa yang terjadi didalam. Gue bukannya nguping yah, tapi suara mereka cukup jelas gue dengar. Mereka membicarakan saat mereka daftar disini kemarin, ‘Ih hari ini rame yah, tumben sampai malam begini’ ucap salah satu diantara mereka.

‘Iya hari ini rame, kita jam segini mah udah pulang’ jawab seorang perempuan yang berada sangat dekat, disamping gue. Perempuan itu berjilbab putih, imut dan manis, iya manis sekali. Gula agaknya cemburu akan kemanisannya. Gue awalnya berpikir mereka adalah Mahasiswi di sana. Lantas gue menunjukan kemaluan gue, eh, gue bertanya pada perempuan disamping gue itu ‘Kamu kenal sama si E (inisial)?’, dia lantas bertanya balik ‘E siapa yah kak?’‘Teman saya kuliah disini, tahun kemarin baru masuk’ gue menjawab.

‘Nggak kenal kak, aku baru daftar kok, kami semua baru lulus’ ucapnya dan membuat gue terpolosi oleh jawabannya. ‘Oh maaf, saya kira udah kuliah disini’. Kemudian, ‘Kakak, lulusan sini yah?’ dia bertanya, gue langsung menjawab ‘Iya’. Setelah itu dia dan gerombolan teman-temannya serta si ibu dan bapak tadi itu mulai ngobrol dan bertanya. Dan akhirnya gue pun masuk dalam obrolan itu, iya tetap menjadi narasumber (lagi).

‘Azka pulang yuk’, perempuan satu nya mengajak perempuan disamping gue. Dia mengangguk. Gue pun mengangguk, hati gue berkata ‘Oh jadi namamu Azka’. Gue mencatat nama itu di otak.

Ketika melihatnya pergi, mulut gue saat itu pun tak sengaja berkata ‘Hei Azka, kita akan bertemu lagi’.

 Link terkait :

Baca juga yah :

45 comments on “Her Name Is Azka

  1. Alhamdulillaaaah~ 😀

  2. biasanya habis kayak gitu, mulai search di FB
    add-in semua yang namanya Azka 😀

  3. hajar gan biar gak galau lagi #apasih

  4. wah, semoga doi baca ini, gan :v

  5. Oh, mas ini normal ya. Dikira pas awal, mas termasuk sebagian orang yang idealis, yang memilih pasangannya yang sejenis. Hahaha, bercanda loh 😀

  6. Wahhh….
    saya nggak bisa ngomong apa2 😀

  7. ecieee, hari ini kenalan. besok jadi temen, tukaran nomer hape, dateng kerumahnya. pacaran nikah. XD. eh jangan jangan alasan putus dari afa gegara afa baca postingan ini??? :O *sotoy XD*

  8. Jadi sekarang udah ketemu lagi dengan Azka?

Komentar kamu kami tunggu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: