32 Komentar

Kode Dalam Cinta Itu Absurd

kode dalam cinta

Selamat membaca para pembaca aiendyu.com yang selalu disayang pacar dan tak bisa ngelupain mantan. Pasti kalian sehat kan? gimana kabar mantannya? udah bisa mup on?. Mantan anda sudah punya pacar?, mantan pacar anda teman anda sendiri?, anda duduk temenung di pojok kemudian mata anda mengeluarkan air terjun yang begitu deras? . Eh kok bahas ini yah, pengen ngeledek aja sih, ngeledek diri sendiri.

Kalian tau kode itu apa?. Kode adalah suatu tanda untuk mengartikan sesuatu. Sulit memang mengartikan kode jika kalian bukan profesional di bidang tersebut. Misal mengartikan kode dalam cinta. Eaaa, eh apa sih. Kode dalam bercinta itu banyak, malah kebangetan banyaknya. Dari mulai fase pedekate sampai fase menjalin hubungan (jadian).

Kode dalam cinta itu lebih banyak terjadi di fase pedekate. Terutama wanita. Iya wanita, makhluk yang begitu misterius, semisterius itu berada di hati gue, loh jadi curhat. Wanita selalu menyembunyikan perasaannya ketika pedekate. Padahal dia mau, padahal dia kepengen, padahal udah banyak cara dilakukan biar jadi pasangan dari si pria, padahal kan gue udah suka (eh curhat lagi). Nah dengan mengedepankan sikap egoisnya, para wanita ini tidak mau menyatakan cinta maupun menunjukan bahwa dia suka sama si pria.

Wanita berpikir cukup memberi kode saja pada pria yang disukai. Kode yang gue pikir hampir dimiliki semua wanita, kode yang (hanya) dimengerti oleh semua wanita. Mereka membuat kode yang membuat bingung para pria. Wanita memaksa si pria untuk dapat mengertikan kode yang mereka lancarkan. Dan mereka mempunyai rukun iman ke tujuh, meyakini kalo pria akan mengerti kode ‘cinta’ dari wanita. Tidaaaaaak.

Gue pernah bertanya ke salah satu teman wanita. “Kenapa sih kalian para wanita membuat kode buat pria yang kalian sukai?” tanya gue. Dan si wanita itu menjawab “Yah biar si pria ngerti, malu lah kalo ngasih jawaban atas pendekatan si pria langsung tanpa kode” urainya tegas. “Kenapa ngga kasih tau aja sih, emang kamu yakin para pria bakal ngerti kode itu?” tanya gue lagi. Dia menjawab “Ya ngga tau deh, emang pria itu makhluk nggak peka” jawab dia ketus. Walah, gue tertohok, gue bingung mau ngomong apa lagi.

Kembali ke topik cinta yang bernaung dalam kesusahan kode. Gue berpikir dan percayalah gue bisa mikir, cinta itu tak perlu dikode-kodekan. Cinta itu suci, udah bisa dimengerti satu sama lain jika kalian saling mencinta. Ikuti prosesnya, ikuti alur indahnya. Cinta yang dikodekan itu merusak suasana bahagianya bunga mawar yang bermekaran dihati, eh bentar disini kesannya gue master banget soal cinta, padahalkan ngga banget *masang muka sedih, tapi malah jadi makin serem*.

Kode dalam bercinta membuat perasaan haru yang amat dalam. Contohnya dibawah ini :

“Yah dia agaknya ngga suka sama gue, akhir-akhir ini dia menjauh dari gue” keluh si pria sambil memanyun-manyunkan mulut.

“Kok dia ngga bisa sih baca kode gue” teriak si wanita sambil melolong sedih.

Disini si wanita memberi kode “Jauhilah pria mu agar saat dia merasa kehilangan dia mencarimu” yang sama sekali ngga di mengerti oleh si pria. Dan dia gatot, gagal total.

Terakhir, gue punya beberapa saran buat para kalian penggiat dan pencari cinta, khususnya wanita. Hei para wanita yang kami cintai, hentikanlah kode-kode absurd kalian. Buatlah kami para pria mengetahui apa yang kalian rasakan pada kami. Dan, ingatlah selalu rukun iman itu ada enam.

Terimakasih udah baca postingan ini, maafkan jika ada kata yang kurang berkenan.
Salam lima jari 😀

Link terkait :

Baca juga yah :

32 comments on “Kode Dalam Cinta Itu Absurd

  1. haha, yakali kayak cowok itu mind reader aja. baca kode dari orang tua buat nyuruh nyetop main game aja kadang2 gak bisa, hehe *gue banget* apalagi cewek. saya sepakat sama sampeyan! 😀

  2. Yang baju merah jangan sampe lolos… #NyanyianKode

  3. Kalo Allah bilang jodoh, nggak perlu berusaha ngerti kode dan nggak perlu kasih kode, Allah sendiri yang akan bikin kode…

  4. Ah, ga juga :-p

  5. kalo gue kadang sadar kalau lg di kodein, cuman pura2 gak peka aja biar jatohnya gak kegeeran kalau ternyata salah

    cewe kan suka malu malu kucing garong, kalau kita sambut kodenya, eh mrka suka acuh kaya gak ada apa-apa2, kan jadi serba salah jadinya haha

  6. Kode dari cewek itu bahkan lebih rumit ketimbang The Da Vinci Codes….

  7. Aduh menohok banget, masak ceweknya kudu blak-blakan bilang, “Bang, gue suka sama elo, lo suka ga sama gue??” hahaha
    Kalo ditolak kan maluu hahaa

  8. Kalau nggak absurd, nggak seru :mrgreen:

  9. gak semua suka ngode sih hahaha ada juga yang lebih suka ngomong terang-terangan biar cepet ditanggepin

  10. yak. betul betul sekali. malah malah cowok di salahkan ” kamu ngerti ga perasaan aku” ujar cewek. cowoknya bilang “aku ga ngerti apa yang kamu pikirkan” ya mana tau klo hatinya bisa di baca?

    dan cinta masih cinta haram bukan cinta halal. iya bukan?

  11. Saya sendiri kalo sama cewekku masih suka dikodein. Minta makan pake kode, minta jalan pake kode, pingin belanja pake kode, cemberut pingin disayang juga masih pake kode. Ntar aku ijab kabulnya sekalian pake kode aja kali ya. 😀

  12. Aku selalu memanggil dan berbisik namamu walaupun terkadang aku merasa lelah dengan permainan duniamu, Ketika aku membutuhkanmu, adakah engkau di sana? Dan ketika aku lemah, apakah engkau peduli? Beribu kali kuteriakan aku mencintaimu, namun apakah engkau mendengarnya? Pernahkah engkau sadari keberadaanku?

    Cinta itu sulit untuk dimengerti, begitu sukar untuk memilikinya, namun akan merana bila tidak dapat hidup tanpanya. Aku mencintainya dan aku juga yang dicintainya. Sayang, kedua itu tidak pernah datang bersama.

    Telah kulakukan berbagai hal untuk membuatmu menyadari seberapa besarnya aku mencintai dan menyayangimu. Namun engkau tidak pernah menyempatkan waktu untuk menyadarinya. Aku mencintaimu lebih dari diriku sendiri, akan tetapi itu tidak berlaku sebaliknya. Aku membenci dirimu tidak sebanyak aku membenci diriku sendiri, yang telah jatuh begitu dalam kepada dirimu.

    lalala curhat~ takut dibaca orangnya kalau diposting di sana 😀

  13. Hahaha, ngakak parah baca postingan ini. “Wanita” bangeett lah hahaha *kesindir*

  14. Haha, justru kode2an itu yang kadang bikin ilfill. Dalam hubungan pacaran aja kode-kodean, temen wanita juga ada yang pake kode-kodean lagi pas gue udah kesel tingkat dewa sama dia. Ya udah gue tegas aja remove dia dari kehidupan gue dan ketauanlah aslinya gimana. Bilang cinta (sayang) tapi nyatanya tidak, menurut gue lebih kejam dari pembunuhan wkwkwk…

    Jadinya gue sekarang kalau sama temen wanita ya langsung pastiin mau dibawa kemana hubungan gue sama dia. Kayak lagu aja yak. Cuma sebagai temen aja berhubung nanti bakal ada yang gaplok gue kalau macem2 wkwkwk…

    Salam kenal bro kaprilyanto, gue suka blognya baru bisa sempet mampir. Gue lagi butuh sesuatu yang bikin gue senyum-senyum sendiri dan ada isinya hehehe. Blog aiendyu menurut gue merupakan tempat yang tepat buat ngelupain masalah gue. Thanks yah. Salam kenal dari Ari.

  15. hahaa lucu bgt…iya ya ya wanita yang beriman pasti hanya meyakini rukun iman ada 6, kalo tambah jadi 7 itu bid’ah malah nambah dosa hahaa

Komentar kamu kami tunggu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: