28 Komentar

Ketika Otak Dan Benak Berbicara (Absurd Talking)

20140607-111953-40793267.jpg

Suatu ketika sebuah otak dan benak sedang gelisah, beneran gelisah loh, bukan geli geli basah ya. Mereka berdua sedang galau. Galau akan perasaan si pemiliknya. Dan akhirnya mereka berdua memulai sebuah obrolan :

Benak : “Hei tak, lo lagi sibuk ga?”
Otak : “Gue sih selalu sibuk nak, tapi sekarang agak berkurang karena pak ketua lagi tertidur dipenuhi iler di mulutnya”

Benak : “Gue pengen tanya tak, boleh?”
Otak : “Tanya apa nak?”

Benak : “Gini tak, eh ketua kita itu normal kan?”
Otak : “Normal sih nak, menurut data gue loh”

Benak : “Tapi kenapa dia gak punya pacar ya tak?”
Otak : “Menurut layanan informasi dia lagi nyari., hmm.. Eh udah nemu sih, banyak malah”

Benak : “Tapi kok belum punya pacar?”
Otak : “Dia itu orangnya pemalu dan malu-maluin nak”

Benak : “Loh? Kenapa nggak lo impuls aja dia biar berani dan nggak malu-maluin”
Otak : “Udah gue coba, tapi gue selalu gagal”

Benak : “Loh kok bisa gagal, belum full power yah?”
Otak : “Bukan gitu nak, kapasitas gue buat bantu dia belum cukup. Dia pun nggak mau bantu buat nambah daya memori pada diri gue”

Benak : “Oh gitu, hmm, eh kemarin didalam gue ada sesosok wanita, sekarang ngilang gitu aja, lo tau nggak tak?”
Otak : “Dia sembunyi, tepatnya sih disembunyiin oleh ketakutan pak ketua”

Benak : “Ketakutan??, kok bisa ada sih?”
Otak : “Itu loh, ulah sih wanita itu loh, yang tiga tahun menjadi langit gue”

Benak : “Wanita yang dulu itu?”
Otak : “Iya dia lagi, ketua kita padahal udah nyimpen dia di penjara gue”

Benak : “Hmm, eh tak kenapa lo? Kok gelisah gitu?”
Otak : “Waduh sorry ya nak, si mata mulai terbuka nih, gue cabut dulu yah”

Percakapan tersebut terhenti ketika mulut mulai bersuara.

“Hoamm, udah jam berapa ini?” gue perlahan lahan membuka mata. Setelah mengelap genangan air di mulut, gue mengambil HP dan membuat mata gue terbuka lebar ketika melihat angka di dalamnya.

“Wanjiiiir, udah jam segini., telat telat”. Gue berlalu.

–tamat ?–

LinkΒ terkait :

Baca juga yahΒ :

28 comments on “Ketika Otak Dan Benak Berbicara (Absurd Talking)

  1. Wah wah wah.. Wainiiii…
    Kapan ketakutannya bisa ditaklukkan nii? Hehehe

  2. absurd banget nih emang..
    tapi ya otak dan benak, g masalah euy g punya pacar, yang penting habis ini nikah. dibilangin tuh sama tuannya. jadi jangan takut2 lagi πŸ˜€

  3. haha. normal itu ga harus punya pacar. sekalian nikah aja *lho :))

  4. Wah endingnya kurang greget nih hehe

  5. hahaha. gokil nih. sudut pandang yang berbeda. jangan takut deketin cewek dong.

  6. wahaha nice story there! πŸ˜€

  7. Besok ceritanya tambahin si iler yang ikutan ngomong πŸ˜€

  8. kalau takut deketin cewek, deketin cowok aja bro, bapaknya cewe itu, lamar.
    eh ya, salam kenal dari djpb πŸ˜€

  9. […] Gimana kabarnya nih, sehat bukan?. Oh iya bulan juni 2014 gue baru publish dua posting yaitu Ketika Otak Dan Benak Berbicara (Absurd Talking)Β Β dan Sayang Dalam Tanya. Mau bahas apa lagi yah?, hmm gue mikir dengan cadangan otak dan munculah […]

Komentar kamu kami tunggu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: